Setahun telah berlalu,
Ku pikir hubungan kami tidak akan berhasil,
Terlalu banyak perbedaan, Etnis dan agama merupakan perbedaan yang dapat di lihat dengan jelas oleh semua orang....
Cemooh dan hinaan tidak terbilang banyaknya...

Masih teringat dengan jelas perkenalan yang singkat namun memberi memory yang begitu manis..
Ntah dari siapa diantara kami yang memulai terlebih dahulu, itu masih menjadi sebuah pertanyaan,
tapi, sudah lah..

Toh akhirnya hubungan kami berjalan dengan manis,
Tidak jarang memang ada sedikit kesalah pahaman, pertengkaran kecil bahkan perselisihan, namun yang menjadi pertimbanganku untuk terus bertahan adalah caranya menanggapi setiap pertengkaran..

Ia tau dengan jelas bagaimana aku,
Kekanak-kanakan, cengeng dan suka melebih-lebihkan..

Dia dapat mengimbangiku,
ntah bagaimana ia menghadapiku,

Begitu banyak cacian , makian dan pukulan yang sudah ia terima dariku,
tetap satu yang ia pertahankan hingga hari ini,
"Rasa sayangnya"

Mungkin ia adalah pria terbaik yang pernah ku temui,
terlalu banyak kenangan manis yang sudah kami ciptakan,
dan rasa sayangku perlahan - lahan menjadi lebih besar.

Dia benar-benar telah menjadi bagian dari hidupku,
tidak ada lagi pembatas antara kami,
ia mengetahui sisi baik dan burukku , begitupun sebaliknya.

Aku tau dengan jelas seberapa besar keinginannya untuk membawaku ke dalam mimpi masa depannya..
aku tau dengan pasti seberapa besar kesabarannya hanya untuk menungguku..

Namun terkadang rasa ragu menyelimutiku,
apa benar ini yang ku inginkan,
perbedaan ini tidak dapat kami lupakan begitu saja,
begitu banyak pertentangan,

kami sadar dengan pasti hubungan kami akan menyakiti banyak pihak.
namun ia begitu gigih memperjuangkan ku, ia begitu yakin terhadapku..

kemudian untuk sesaat aku malu terhadap rasa raguku,
bagaimana mungkin aku meragukan cinta yang begitu tulus dari nya,

ia membuktikan hampir semua kata-katanya,
ia meninggalkan dunia gelapnya untuk dapat hidup denganku,
ia melepas semua sahabat di masa lalunya demi aku..

bagaimana mungkin aku bisa ragu terhadap rasanya padaku ?
sedikitpun ia tidak pernah mencoba untuk tidak menghormati aku,
bila aku bertanya " mengapa " jawabnya begitu sederhana..

" Kamu berharga, sesuatu yang berharga harus di jaga "

Lalu aku akan mulai bertanya mengenai masa lalunya,
ia pun bercerita mengenai bagaimana buruknya ia sebelum mengenal aku

Mengapa aku bisa merubahnya hingga menjadi pria baik saat ini ?

Jawabannya hanya rasa cinta..

Lama aku merenungi setiap kata dan arti tatapannya,
aku sadar, ia tidak pernah merasa di perdulikan oleh siapapun kecuali aku,
karna itu aku tidak boleh menyerah dalam keadaan apapun..






No comments:

Post a Comment